Senin, 05 November 2012

Jenis-jenis sejarah

Jenis-jenis sejarah

Sejarah sebagai ilmu pengetahuan yang mencatat berbagai peristiwa atau kejadian yang telah terjadi pada masa lampau dalam lingkup kehidupan manusia. Peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian dalam sejarah itu dapat diklasifikasikan kedalam beberapa jenis sejarah. Akibatnya, pembahasan sejarah lebih terfokus pada suatu masalah, walaupu pembahasanya itu sulit meniggalkan masalh-masalah yang lainnya. Jenis-jenis sejarah yang dimaksudkan itu adalah sebagai berikut:
1. SEJARAH LOKAL
Sejarah lokal mengandung  suatu pengertian , bahwa suatu peristiwa yang telah terjadi hanya meliputi suatu daerah  dan tidak menyebar kedaerah lainya. Peristiwa itu muncul hanyalah untuk daerah  yang bersangkutan. Misalnya sejarah local tentang Jakarta, Yogyakarta, sumatera utara, Sulawesi selatan, Kalimantan timur, dan bali.
Sejarah local tentang suatu daerah memuat masalah awal suatu daerah tersebut seperti asal-usul daerah bersangkutan sampai kepada perkembangan daerah itu pada masa berikutnya. Dalam sejarah local akan muncul tokoh-tokoh local yang memprjuangkan daerahnya dan bahkan hingga kini tokoh tersebut menjadi kebanggaan daerah bersangkutan. Contohnya; perjuangan sultan hasanuddin dari kerajaan gowa Makassar.
2. SEJARAH NASIONAL
Sejarah nasioal mengandung suatu pengertian bahwa suatu peristiwa yang telah terjadi mencakup kawasan yang lebih luas dari sejarah local. Sejarah nasional meliputi suatu peristiw yang terjadi  dalam suatu Negara  dan dapat mempengaruhi kehidupan bangsanya dalam berbagai sector seperti polotik, ekonomi, sosial, budaya, dan lain sebagainya. Misalnya peristiwa G30S/PKI. Peristiwa ini sangat besar ampaknya terhadap perkembangan politik nasional Indonesia. Bahkan perisytiwa itu telah menimbulkan trauma  pada bangsa Indonesia, sehingga melalu wkil-wakil rakyat yang duduk dilembaga tertinggi Negara, yaitu MPRS, sepakat membentuk ketetapan (Tap) MPRS tentang pelanggaran perkembangan paham komunis diwilayah Indonesia, atau menetapkan bahwa PKI dijadikan sebagai partai terlarang berdiri dan berkembang diwilayah Indonesia.
3. SEJARAH DUNIA
Sejarah dunia mengandung suatu pengertian bahwa suatu peristiwa yang terjadi dapat mempengaruhi perkembngan dunia internasional. Peristiwa-peristiwa yang terjadi  dapat meliputi berbagai masalah dari beberapa Negara. Misalnya perang dunia ke I dan perang dunia ke II.
Walaupun lokasi atau wilayah peperangan dari erang dunia ke I hanya meliputi kawasan eropa, tetapi dampaknya dapat diraskan hamper diseluruh dunia, terutama dalam masalah ekonomi. Perang dunia I telah menimbulkan kehancuran dalam bidang ekonomi, sehingga muncul krisis ekonomi sedunia (malaisse) tahun 1929.
Disamping itu, perang dunia II yang telah menmbulkan trauma dalam kehidupan bangsa-bangsa di dunia. Peering dunia II telah menelan korban jutaan manusia  yang tidak berdosa, seperti  pengebonan kota Hiroshima  daan Nagasaki oleh pasukan udara amerika serikat. Oleh karena itu, setiapa erang yang terjadi didunia baik perang besar maupun perang kecil, mendapat kutukandari masyarakat dunia. Bahkan setiap manusia di dunia dimanapun dia berada tidak pernah menginginkan terjadinya perang.
4. SEJARAH GEOGRAFI
Geogrfi merupakan suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bumi. Pembahasan tentang geografi menyangkut tentang geologi (ilmu tanah), flora(ilmu tumbuh-tumbuhan), fauna (ilmu hewan), dan manusia. Masalah-masalah sejarah juga memiliki keterkaitan engan masalah geografi. Karena sejarah membahas msalh-masalah atau peristiwa-peristiwa yang telah terjadi, maka untuk mejawab suatu pertanyaan tentang “di mana peristiwa itu terjadi?”, secara langsung maupun tidk langsung para ahli mengaitkannya dengan tempat atau lokasi kejadianya. Untuk menentukan tempat  kejadian itu, ilmu geografi tidak dapat ditinggalkan, karena para ahli akan memprtanyakan tentang mengapa ditempat tersebut terjadi suatu pristiwa sejarah?
Oleh karena itu,perkembanga sejarah tidak akan pernah dapat dipisahkan dari keadaan geografis dari suatu wilayah. Alasannya, sejarah justru membahas berbagai peristiwa atau kejadian-kejadian yang telah terjadi pada masa lampau yang dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu wilayah. Misalnya, dalam menentukan tempat terjadinya suatu peristiwa bersejarah.
5. SEJARAH EKONOMI
Ekonomi merupakan suatu ilmu  pengetahuan yan membahas  adanya upaya manusia untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Tidak ada mausia yang memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya sendiri , sehingga untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya mereka membutuhkan bantuan orang lain. Keadaan seperti inilah  yang kemudian menimbulakan terjadinya system ekonomi dalam masyarakat.
6. SEJARAH KETATANEGARAAN DAN POLITIK  PEMERINTAHAN
Ketika membicarakan tentang sejarah ketatanegaraan atau politik pemerintahan bangsa Indonesia, biasanya pandanga atau tanggapan tertuju hanya pada perkembangan ketatanegaraan dan system pemerintahan pada zaman hindu, budha, islam, zaman colonial atau zaman Indonesia merdeka. Namun, sering dilupakan system pemerintahan yang terjadi pada prasejarah Indonesia.
Para ahli atau sejarawan  menyebutkan bahwa system pemerintahan bangsa Indonesia pada zaman pra sejarah berbentuk system pemerintahan kesukuan yang dipimpin oleh kepala suku tidak diturunkan pada keturunanya, para penggantinya haruslah berasal dari anggota kelompok suku bersangkutan setelah melalu proses pemilihan, yaitu perang tanding antara clon kepala suku. Mereka yang memenangkan perang tanding itulah yang menjdai kepal suku.
7. SEJARAH SOSIAL
Membicarakan tentang sejarah siosial bangsa indonesi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat, karena maslah-masalah sosial yang menjadi pendorong munculnya suatu peristiwa bersejarah mulai berkembang dimasyarakat.
Sejarah sosial meliputi proses perkembangan dari tingkat yang sangat sederhana ketingkat yang lebih maju seperi sekarang ini. Misalnya, ketika manusia hidup bercocok tanam dan jumlanya bertambah besar, system sosial dalam masyarakat mulai tumbuh. Gotong royong diraskan sebagai kewajiban yang mendasar dalam menjalani berbagai kegiatan hidupnya, seperti menebang hutan, menangkap ikan, menebar benih. Dalam sejarah kehidupan manusia , system sosial telah berkembang sejak masa lampau, yaitu tepatnya sejakzaman prasejarah (belum mengenal tulisan)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar